Sabtu, 30 Maret 2019

Resume Risalah Perjuangan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Halo teman-teman, gimana nih kabar kalian? 
Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. 
Kita berjumpa lagi nih di postingan yang Inshaallah bermanfaat. 

Di postingan kali ini saya akan berbagi resume saya dari Risalah Perjuangan.
Bagaimana? Tertarik kan? Yuk disimak.


Manajemen Aksi Pergerakan Mahasiswa

Aksi Masa


Merupakan berhimpun dan bergeraknya sebuah komunitas sosial yang disebabkan oleh adanya wacana politik tertentu yang bisa dipahami secara rasional dan atau emosional.


Citra yang terbangun berkaitan dengan demonstari dikalangan masyarakat memang bermacam-macam. Namun, tak sedikit yang merasa ngeri ketika mendengar kata demonstrasi karena selama ini demonstrasi identik dengan kekerasan.

Bukan tanpa alasan, tak sedikit demonstrasi yang berakhir dengan bentrokan dan kerusuhan. bahkan media masssa pun menggambarkan demonstrasi yang disertai dengan darah dan luka.

Realitas seperti itu yang membuat tak sedikit masyarakat anti terhadap demonstrasi. mereka ketakuan dengan fakta demonstrasi yang selama ini ditampilkan di televisi, ssurat kabar, majalah, maedia onlin, dan sebagainya.

Konstitusional Nir-kekerasan


Fenomena menurunnya citra demokrasi di kalangan masyarakatbmerupakan hal yang perlu dicermati.
Apabila masyarakat tidak mendukung aksi-aksi yang dilakukan mahasiswa, maka itu alamatnya pergerakan mahasiswa mendapat antipati bukannya simpati.

Dari berbagai macam metode aksi, Sharp -yang dijuluki "machiavelli nir-kekerasan" itu- membagi ke dalam tiga bagian besar menurut derajat intensitasnya :

  • protes, demonstrasi, dan persuasi
  • Nonkooperasi ekonomi, sosial, politik
  • Intervensi tanpa kekerasan
Ketika dengan protes, demonstarsi dan persuasi sudah berhasil, metode nonkooperasi tidak dipergunakan. metode intervensi dipakai hanya sebagai senjata pamungkas ketika protes, persuasi dan nonkooperasi tidak berhasil.

Pergerakan mahasiswa seharusnya menghindari bentuk-bentuk violent action yang dilakukan dengan kekerasan, anarkis, kerusuhan dan teror publik. Aksi-aksi anarkis seperti inilah yang mencederai citra pergerakan mahasiswa sebagai pergerakan moral dan intelektual.

Maka dari itu sangat penting bagi kita sebagai mahasiswa menjaga intelektual moral dan manusia yang terdidik



Sepertinya cukup sekian yang dapat saya sampaikan untuk kesempatan kali ini, semoga kita semua diberi kesehatan agar dapat bertemu dikesempatan berikutnya. Kurang lebihnya mohon maaf.



Sumber : Kusumah, Indra. 2007. Buku Risalah Pergerakan Mahasiswa. Bandung: Indydec Press.

#PKMFMIPA2019

#FMIPAMelesat
#IntegritasTanpaBatas


Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar